MEDAN — Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut, Kompol Jama Kita Purba, menegaskan patroli dini hari akan terus digencarkan di wilayah hukumnya. Personel diterjunkan menggunakan mobil dan sepeda motor untuk menyisir ruas jalan yang dinilai rawan aksi kriminal.
"Dengan hadirnya personel di tengah-tengah masyarakat dapat mengantisipasi maupun mencegah terjadinya berbagai aksi kejahatan jalanan yang meresahkan," kata Kompol Jama, Jumat (21/8/2026).
Beberapa lokasi menjadi prioritas pengawasan, di antaranya Jalan SM Raja tepatnya di bawah Fly Over Amplas, kawasan Helvetia, dan Sunggal. Area-area ini kerap dipilih pelaku karena dinilai memiliki akses kabur yang cepat dan minim penerangan.
Mantan Kasat Reskrim Polrestabes Medan itu menambahkan, kehadiran polisi di lapangan bertujuan memberikan rasa aman bagi pengendara yang melintas di luar jam normal. "Tentunya siapapun yang terlibat kejahatan akan ditindak sesuai proses hukum yang berlaku," tegasnya.
Data yang dihimpun dari Polda Sumut menunjukkan tren penindakan yang masif terhadap kejahatan jalanan. Dalam kurun waktu Januari hingga Juli 2026, aparat berhasil mengungkap ribuan kasus yang masuk dalam kategori pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), hingga pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Dari pengungkapan tersebut, total 2.400 pelaku berhasil diamankan dari berbagai lokasi persembunyian. Angka ini mencerminkan komitmen jajaran kepolisian dalam menekan angka kriminalitas yang meresahkan warga Kota Medan dan sekitarnya.
Patroli yang ditingkatkan ini merupakan respons atas evaluasi periodik terhadap titik rawan yang berubah dinamis. Masyarakat diimbau tetap waspada dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.