BMW Recall 27.720 Unit Seri 5, 7, dan 8 karena Sambungan Driveshaft Bisa Aus Prematur

Penulis: Saiful  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 01:42:31 WIB
BMW menarik 27.720 unit Seri 5, 7, dan 8 di Amerika Serikat karena sambungan driveshaft berisiko aus prematur.

SUMATERA UTARA — Rencana penarikan ini tertuang dalam dokumen resmi yang diajukan BMW ke National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) Amerika Serikat. Model yang terdampak mencakup 540i, 540i xDrive, M550i xDrive produksi 2021–2023, 840i dan 840i xDrive produksi 2022–2026, serta 750e xDrive produksi 2024–2026.

Komponen yang Bermasalah dan Gejala yang Muncul

Bukan soal mesin atau rem, masalahnya terletak pada sambungan yang menghubungkan gardan belakang, driveshaft, dan transmisi menjadi satu kesatuan unit penggerak. BMW menyebut sambungan ini bisa mengalami keausan lebih cepat dari desain normalnya.

Kalau sambungan itu rusak, dampak paling parah adalah mobil kehilangan seluruh tenaga penggerak di poros belakang. Dalam situasi yang lebih jarang terjadi, kendaraan juga berisiko bergeser atau meluncur sendiri saat diparkir. Meski begitu, BMW menegaskan belum ada laporan korban cedera akibat masalah ini.

Rincian Unit Terdampak per Model

Dari total 27.720 unit yang ditarik, mayoritas berasal dari lini 5-Series dengan jumlah sekitar 18.150 unit. Berikut rinciannya:

  • BMW 5-Series: 18.150 unit (540i, 540i xDrive, M550i xDrive tahun 2021–2023)
  • BMW 8-Series: 7.372 unit (840i, 840i xDrive tahun 2022–2026)
  • BMW 7-Series: 2.198 unit (750e xDrive tahun 2024–2026)

Prosedur Perbaikan Gratis dan Jadwal Notifikasi

Dealer BMW akan melakukan inspeksi menyeluruh pada semua kendaraan yang terdampak. Ada dua opsi perbaikan yang disiapkan. Pertama, teknisi akan menambahkan perekat khusus pada sambungan untuk memperkuat komponen agar bertahan sesuai umur pakai. Kedua, jika perbaikan pertama dinilai tidak cukup, driveshaft dan gardan belakang akan diganti dengan unit baru.

Seluruh biaya perbaikan ditanggung penuh oleh BMW karena ini tergolong recall. Surat pemberitahuan resmi akan dikirim ke pemilik kendaraan mulai 2 Oktober mendatang.

Sebelum menerima surat, pemilik bisa lebih dulu mengecek status kendaraannya menggunakan nomor VIN melalui alat pencarian recall di situs NHTSA. Namun perlu dicatat, data untuk kasus ini baru aktif setelah tanggal notifikasi tersebut.

Reporter: Saiful
Sumber: roadandtrack.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top