SUMATERA UTARA - Berbeda dari membeli rumah, membeli tanah kosong menuntut ketelitian ekstra karena tidak ada bangunan yang bisa langsung dijadikan acuan nilai. Lokasi, akses, dan peruntukan lahan menjadi variabel utama yang menentukan apakah tanah tersebut layak dibeli atau tidak.
Tanah untuk rumah tinggal tidak harus berada di kawasan komersial, sementara lahan untuk usaha atau gudang justru membutuhkan akses kendaraan besar dan visibilitas tinggi dari jalan. Untuk kebutuhan investasi, proyeksi perkembangan kawasan tetap perlu didukung data konkret, bukan sekadar promosi dari penjual.
Percut Sei Tuan menawarkan variasi ukuran kavling, mulai 337 meter persegi hingga 10.000 meter persegi, bahkan tersedia lahan yang jauh lebih luas untuk kebutuhan besar. Labuhan Deli lebih cocok untuk kebutuhan industri dan pergudangan, dengan salah satu listing seluas 2.494 meter persegi berstatus HGB di kawasan KIM.
Sementara Batang Kuis menarik karena aksesnya ke Bandara Internasional Kualanamu, dengan contoh listing tanah 800 meter persegi berstatus SHM di Desa Telagasari, dekat kawasan industri dan fasilitas umum.
Verifikasi jenis hak dan nama pemegang hak melalui PPAT atau instansi pertanahan, jangan hanya mengandalkan dokumen fotokopi dari penjual.
Bawa sertifikat saat survei langsung ke lokasi dan pastikan luas serta batas tanah sesuai dengan yang tercantum di dokumen.
Cek aturan tata ruang dan izin yang berlaku, karena tidak semua lahan bisa digunakan untuk semua jenis pembangunan.
Bandingkan harga per meter persegi antar-lahan untuk melihat kewajaran. Hindari tergoda harga murah tanpa mempertimbangkan biaya tambahan seperti pembuatan jalan, jaringan listrik, air, atau pematangan lahan. Bentuk lahan yang beraturan seperti persegi panjang umumnya lebih fleksibel untuk dimanfaatkan dibanding bentuk yang tidak simetris.
Apakah tanah di Labuhan Deli cocok untuk hunian?
Kawasan ini lebih diarahkan untuk aktivitas industri dan pergudangan, sehingga calon pembeli untuk hunian sebaiknya mempertimbangkan kenyamanan lingkungan sekitar sebelum memutuskan.
Kenapa harus membawa dokumen sertifikat saat survei ke lokasi?
Agar batas dan luas tanah di lapangan bisa langsung dicocokkan dengan data pada sertifikat, sehingga potensi sengketa batas bisa dideteksi lebih awal.
Apakah harga tanah murah selalu jadi pilihan terbaik?
Belum tentu, karena tanah dengan akses buruk sering membutuhkan biaya tambahan untuk infrastruktur dasar yang bisa membuat total pengeluaran justru lebih besar.