Review Lenovo Yoga Mini: Mini PC Bundar dengan Performa Intel Panther Lake, Tapi Harga Premium

Penulis: Sutomo  •  Senin, 17 Agustus 2026 | 18:14:31 WIB
Lenovo Yoga Mini tampil dengan bodi bundar yang diletakkan di atas meja saat diperlihatkan dalam sesi pengujian.

SUMATERA UTARA — Lenovo Yoga Mini hadir dengan form factor yang belum pernah saya temui di mini PC lain. Bentuknya menyerupai puck bundar dengan dimensi 5,12 x 5,12 x 1,91 inci — sedikit lebih besar dari Mac mini M4, tapi lebih ringan di angka 1,32 pon. Yang langsung terasa berbeda: perangkat ini dirancang untuk duduk manis di atas meja, bukan disembunyikan di balik monitor.

Selama pengujian satu bulan, saya memakainya sebagai komputer utama untuk pekerjaan harian — puluhan tab Chrome terbuka, editing foto ringan di GIMP, sampai sesekali gaming. Hasilnya? Performa Intel Core Ultra 5 325 di varian dasar ini cukup untuk hampir semua tugas produktivitas, dan yang paling mengesankan: mini PC ini nyaris tidak bersuara bahkan saat ditekan.

Desain Bundar yang Fungsional, Bukan Sekadar Gimmick

Setiap sisi lengkung Yoga Mini punya fungsi. Di bagian depan ada dua lubang mikrofon dan logo Yoga, sementara tombol power di sisi kanan sudah terintegrasi fingerprint scanner untuk Windows Hello. Sisi kiri menyediakan jack 3.5mm dan port USB-C full-featured dengan output video — saya memanfaatkannya untuk menyambungkan monitor portabel dan smart glasses Viture Luma Pro tanpa masalah.

Di bagian belakang, Lenovo memberi port USB-C khusus untuk power input dengan dukungan 100W PD-in. Ini berarti Anda tidak terikat dengan adaptor bawaan — charger GaN 100W apa pun bisa dipakai, bahkan saya berhasil menjalankan mini PC ini dan output video ke monitor MSI Pro Max 271UPXW12G hanya dengan satu kabel USB-C.

Kelengkapan port lainnya: satu USB-A kecepatan tinggi, satu Thunderbolt 4 40Gbps, HDMI 2.1 (TMDS), dan Ethernet 2.5Gbps. Kehadiran USB-A langsung di bodi adalah nilai plus dibanding Mac mini M4 yang mengharuskan dongle untuk flash drive.

RGB Underglow dan Fitur Cerdas: Interaksi yang Berbeda

RGB underglow di dasar Yoga Mini bukan pajangan mati. Lewat aplikasi Turbo AI Engine, saya mengatur cahaya ungu dengan efek bouncing ball yang menyala otomatis saat mendekati meja — memanfaatkan Wi-Fi sensing bawaan Intel. Anda juga bisa mengatur warna spesifik untuk notifikasi penting atau reaksi terhadap musik.

Bagian atas perangkat berfungsi sebagai tombol pintar berkat accelerometer internal. Tap sekali untuk mematikan lampu ambient, tap dua kali untuk meluncurkan Lenovo Voice Mode. Sayangnya, saat pengujian, fitur tap untuk membuka aplikasi pihak ketiga masih bermasalah — Lenovo mengaku sedang menyiapkan perbaikan lewat update software.

Performa: Cukup untuk Sehari-hari, Bukan untuk Heavy Gaming

Dalam benchmark Geekbench 6.7, Yoga Mini varian dasar mencetak skor single-core 2667 dan multi-core 10850. Angka ini di bawah Mac mini M4 (3838/14838) dan Geekom A9 Max 2026 Edition (2910/12476), tapi di pemakaian nyata saya tidak merasakan hambatan berarti. Booting cepat, aplikasi terbuka instan, dan tidak ada stuttering saat multitasking berat.

  • Geekbench 6.7 single-core: 2667 (Mac mini M4: 3838)
  • Geekbench 6.7 multi-core: 10850 (Mac mini M4: 14838)
  • File copy 25GB: 1457.1 MBps (Mac mini M4: 3017.3 MBps)
  • Handbrake: 6:12 (Mac mini M4: 4:42)

Untuk gaming, GPU integrated Intel Graphics di chip Core Ultra 5 mampu menjalankan game sim skateboarding Session di 1080p dengan lancar. Tapi jangan berharap bisa main game AAA terbaru di setting tinggi — ini masih kategori game ringan sampai menengah.

Kelemahan: RAM Soldered dan Qira Tidak Bisa Dipakai di Varian Dasar

Masalah terbesar varian dasar (USD 999): RAM 16GB LPDDR5X yang disolder ke motherboard tidak bisa di-upgrade. Lebih menyakitkan lagi, asisten AI lokal Lenovo Qira butuh minimal 24GB RAM — artinya varian dasar tidak bisa menginstallnya sama sekali. Saya sudah mencoba, dan tidak berhasil.

Untuk AI on-device, NPU 50 TOPS di Core Ultra 5 sebenarnya sudah memenuhi syarat fitur Copilot+ seperti live captions dan Windows Studio Effects. Tapi jika ingin menjalankan model bahasa besar lokal seperti Llama 3 8B, Anda bisa pakai tools seperti LM Studio — masih berjalan, hanya saja tidak secepat varian dengan RAM 32GB.

Upgrade SSD: Bisa, Tapi Siapkan Suction Cup

Tidak ada sekrup terlihat di bagian bawah Yoga Mini. Untuk membukanya, saya harus menggunakan suction cup — improvisasi dari alat pemasang dash cam. Setelah terbuka, Anda bisa mengganti SSD M.2 utama, tapi tidak ada slot kedua. Artinya, Anda wajib cloning drive lama sebelum upgrade.

Lenovo seharusnya menyertakan suction cup di dalam kotak atau membuat lekukan kecil untuk memudahkan pembukaan. Ini satu-satunya aspek yang terasa kurang dipikirkan dari desain yang selebihnya matang.

Verdict: Cocok untuk Siapa?

Lenovo Yoga Mini adalah mini PC paling berkarakter yang pernah saya uji. Desain bundarnya fungsional, port-nya lengkap, dan operasinya senyap — kombinasi yang jarang ditemukan di kelas ini. Dengan harga USD 999 (sekitar Rp 16 juta) untuk varian dasar dan USD 1.489 (sekitar Rp 24 juta) untuk varian Core Ultra 7 dengan RAM 32GB, Anda membayar premium untuk form factor yang unik.

  • Kelebihan: Desain bundar yang fungsional, port lengkap (Thunderbolt 4, 2.5G Ethernet, USB-A), operasi senyap, power via USB-C, fingerprint scanner, RGB underglow yang bisa dikustomisasi.
  • Kekurangan: Harga premium di kelasnya, RAM soldered 16GB di varian dasar tidak bisa upgrade, Qira AI tidak bisa dipakai di varian dasar, proses upgrade SSD butuh suction cup.

Mini PC ini paling cocok untuk profesional yang menghabiskan banyak waktu di depan meja dan menginginkan perangkat yang tidak hanya bekerja baik tapi juga enak dipandang. Jika prioritas Anda murni performa per dolar, Mac mini M4 atau Geekom A9 Max menawarkan nilai lebih baik. Tapi jika Anda mencari Windows desktop yang terasa personal dan menyenangkan untuk digunakan setiap hari, Yoga Mini adalah pilihan yang sulit ditolak.

Reporter: Sutomo
Sumber: tomsguide.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top