OJK Sumut Bekali 200 Pelajar di Karo Literasi Keuangan, Targetkan Rekening Tabungan Pelajar Meluas

Penulis: Fajar  •  Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:10:31 WIB
OJK Sumut memberikan edukasi literasi keuangan kepada 200 pelajar di Kabupaten Karo, Sabtu (15/8).

KARO — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara menggandeng Pemerintah Kabupaten Karo untuk memperkuat budaya menabung sejak dini bagi 200 pelajar dari tingkat SD hingga SMA. Langkah ini diambil untuk membentuk perilaku keuangan yang sehat dan bertanggung jawab di kalangan generasi muda, sekaligus mendorong perluasan kepemilikan rekening tabungan.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (15/8) ini sekaligus menjadi rangkaian peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) Tahun 2026. Wakil Bupati Karo Komando Tarigan hadir langsung dalam acara yang digelar di Kabanjahe tersebut.

Materi Edukasi: Dari Perencanaan Uang Saku hingga Keamanan Bertransaksi

Direktur Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Provinsi Sumut, Yusri, menuturkan bahwa pembekalan ini bukan sekadar seremonial. Materi yang disampaikan mencakup perencanaan keuangan sederhana yang bisa langsung dipraktikkan pelajar dalam mengelola uang saku.

"Edukasi itu merupakan langkah nyata untuk membekali pelajar dengan pengetahuan yang sangat penting, yaitu bagaimana mengelola uang dengan baik sejak usia dini," ujar Yusri dalam keterangan yang diterima di Medan, Minggu.

Selain perencanaan keuangan, OJK bersama Bank Sumut juga memberikan materi tentang pentingnya membangun kebiasaan menabung serta pemanfaatan layanan perbankan secara aman dan bertanggung jawab. Pelajar diajarkan membedakan produk keuangan resmi yang diawasi OJK dengan investasi ilegal atau pinjaman online yang tidak berizin.

Target: Perluas Kepemilikan Rekening di Kalangan Pelajar

Wakil Bupati Karo Komando Tarigan menyebut kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperluas kepemilikan rekening tabungan di kalangan pelajar. Ia berharap kebiasaan menabung tidak hanya berhenti pada teori, tetapi terinternalisasi menjadi gaya hidup.

"Kegiatan itu merupakan langkah nyata untuk membekali pelajar dengan pengetahuan yang sangat penting, yaitu bagaimana mengelola uang dengan baik sejak usia dini," kata Komando.

Pemerintah Kabupaten Karo menilai sinergi dengan OJK dan perbankan ini penting untuk membiasakan generasi muda menggunakan produk dan layanan jasa keuangan yang berizin dan diawasi OJK secara aman. Hal ini dinilai sejalan dengan upaya memperkuat inklusi keuangan di daerah.

Membangun Generasi Cerdas Finansial untuk Ekonomi Daerah

Yusri menambahkan bahwa pembentukan kebiasaan menabung sejak sekolah merupakan investasi jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara. Generasi yang cerdas secara finansial dinilai akan lebih siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

"Pelaksanaan HIM 2026 menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan sejak usia sekolah sekaligus mendorong terbentuknya kebiasaan menabung di kalangan pelajar," ucap Yusri.

Dengan adanya edukasi ini, diharapkan para pelajar di Karo dapat menjadi agen perubahan dalam mengelola keuangan keluarga, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Reporter: Fajar
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top