MEDAN — Kawasan Sipiongot di Kabupaten Padang Lawas Utara dan sejumlah wilayah di Kepulauan Nias menjadi prioritas pembangunan infrastruktur oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Langkah ini mendapat perhatian khusus dari legislator daerah pemilihan Sumut 7, Rahmat Rayyan Nasution, yang menilai program tersebut selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya konektivitas antarwilayah.
Respons itu disampaikan Rahmat Rayyan usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Sumut dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Jumat (14/8/2026). Rapat yang berlangsung di Gedung DPRD Sumut itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, didampingi para wakil ketua serta dihadiri Gubernur Sumut Bobby Nasution dan Wakil Gubernur H. Surya.
Rahmat Rayyan membeberkan, kawasan Sipiongot mendapat suntikan dana sekitar Rp230 miliar hingga Rp238 miliar. Anggaran tersebut difokuskan untuk rekonstruksi tiga ruas jalan provinsi, yakni Hutaimbaru–Sipiongot, Sipiongot–Batas Tapanuli Selatan, dan Sipiongot–Batas Labuhanbatu.
Menurutnya, pembangunan jalan di wilayah Tabagsel ini menjadi angin segar bagi masyarakat setempat. Mobilitas warga yang selama ini terhambat akibat kondisi jalan rusak diharapkan segera membaik, sekaligus mendongkrak aktivitas ekonomi dan sektor pertanian warga.
"Pembangunan ini menjadi angin segar bagi masyarakat Sipiongot karena membuka akses mobilitas dan mendukung aktivitas ekonomi serta pertanian masyarakat. Ini merupakan respons nyata pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat," ujar Rahmat Rayyan di Gedung DPRD Sumut, Medan.
Tidak hanya di Tabagsel, perhatian Pemprov Sumut terhadap infrastruktur di Kepulauan Nias juga dinilai cukup besar. Pada tahun anggaran 2026, kawasan tersebut dialokasikan dana sekitar Rp500 miliar untuk berbagai proyek pembangunan.
Salah satu proyek yang telah diresmikan adalah Jembatan Idano Noyo di Kabupaten Nias Barat dengan nilai kontrak sekitar Rp46,7 miliar. Selain itu, peningkatan jalan hotmix juga tengah digarap di Nias Utara, mencakup ruas Lotu–Tuhemberuwa senilai sekitar Rp27 miliar dan Lotu–Lahewa sekitar Rp17 miliar.
Rahmat Rayyan menegaskan, Fraksi Gerindra DPRD Sumut berkomitmen mengawal program-program strategis pemerintah daerah. Pengawasan ini penting untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan tepat sasaran.
“Kami siap mengawal pembangunan ini agar terus bersinergi dengan kebijakan Presiden Prabowo. Harapannya, pembangunan infrastruktur semakin merata dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara,” pungkasnya.
Ia menambahkan, semangat pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur telah diimplementasikan dengan baik di Sumut. Pengalokasian anggaran ratusan miliar untuk Sipiongot dan Nias dinilai sebagai bukti nyata kerja cepat yang sejalan dengan instruksi presiden.