JAKARTA — Turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 yang masuk kalender resmi FIFA membuka peluang Timnas Indonesia tampil dengan kekuatan penuh. Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan seluruh pemain terbaik Garuda dipastikan bisa diturunkan karena ajang ini merupakan agenda resmi FIFA.
"Kalau melihat dari (ajang FIFA ASEAN) seperti ini, pasti kan semua pemain terbaik akan bisa bermain. Dan kita harapkan tentu prestasinya bisa maksimal," kata Erick Thohir kepada awak media di Jakarta, Senin.
Turnamen ini terbagi dalam dua divisi. Premier Division diikuti tim-tim dengan peringkat terbaik di kawasan, sedangkan Challenge Division dihuni delapan negara lain. Indonesia bertindak sebagai tuan rumah untuk Premier Division, sementara Hong Kong menjadi tuan rumah Challenge Division.
Hasil pengundian menempatkan Indonesia di Grup A Premier Division bersama Malaysia, India, dan Singapura. Grup B Premier Division dihuni Thailand, Vietnam, Pakistan, dan Filipina. Adapun Grup A Challenge Division berisi Hong Kong, Myanmar, dan Brunei Darussalam, sedangkan Grup B dihuni Kamboja, Laos, dan Timor Leste.
FIFA ASEAN Cup 2026 menggunakan format yang berbeda dari turnamen pada umumnya. Tim yang finis sebagai juara grup langsung melaju ke babak final tanpa melalui babak semifinal. Artinya, setiap tim dituntut tampil konsisten sejak pertandingan pertama karena hasil buruk dapat memperkecil peluang menjadi juara grup.
Erick Thohir yang juga menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga itu berharap tidak ada pemain yang mengalami cedera menjelang turnamen. Meski semua pemain dimungkinkan tampil, tetap akan disesuaikan dengan dinamika ke depan.
"Tapi sebagai tuan rumah, kalau bisa tim nasionalnya juga berprestasi dengan baik, ya ini hal-hal yang tentu kita harapkan," ujarnya.
Rapat koordinasi lintas instansi yang digelar di Jakarta menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam mendukung persiapan Timnas Indonesia. Ajang ini menjadi momentum bagi Garuda untuk menunjukkan performa terbaik di hadapan pendukung sendiri sekaligus memanfaatkan status tuan rumah untuk meraih gelar juara.
Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, PSSI optimistis Timnas Indonesia mampu bersaing dengan tim-tim kuat Asia Tenggara lainnya seperti Thailand dan Vietnam yang juga menjadi peserta di Premier Division.