Program Sekolah Gratis Gubsu Bobby Nasution Disambut Pelajar Nias Utara, SMKN 1 Lotu Terima Ruang Kelas Baru Rp 317 Juta

Penulis: Saiful  •  Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:11:31 WIB
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau pembangunan dua ruang kelas baru di SMKN 1 Lotu, Nias Utara, yang menghabiskan anggaran Rp317 juta.

NIAS UTARA — Kebijakan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menggratiskan biaya pendidikan untuk jenjang SMA dan SMK di Pulau Nias mulai menuai dampak nyata. Para pelajar di wilayah kepulauan itu mengaku beban keluarga mereka berkurang signifikan, sebuah kabar baik yang telah lama dinanti di tengah keterbatasan ekonomi masyarakat setempat.

Aliran Berkat Zalukhu, siswa SMKN 1 Lotu, menyampaikan rasa syukurnya secara langsung kepada orang nomor satu di Sumatera Utara itu saat peninjauan di sekolahnya, Kamis (6/8/2026). Menurutnya, program ini adalah jawaban atas kesulitan yang selama ini dihadapi banyak orang tua siswa di Nias Utara.

"Kami sangat berterima kasih, sangat bahagia atas keputusan tersebut. Karena kenapa, Pak? Kami juga di daerah terpencil ini banyak orang tua yang ekonominya memang sangat terbatas," kata Aliran.

Beban Orang Tua Berkurang, Motivasi Belajar Meningkat

Kebijakan ini tidak hanya meringankan kantong orang tua, tetapi juga mendorong semangat belajar para siswa. Septo Rismanto, pelajar SMKN 1 Lotu lainnya, mengaku kebijakan tersebut memberikan dampak ganda bagi dirinya dan rekan-rekannya.

"Karena program tersebut, beban orang tua menjadi lebih ringan, kami lebih bersemangat lagi untuk belajar," ujar Septo.

Senada dengan itu, Wilman Elviansyah Nasution turut mengapresiasi langkah Gubernur Bobby Nasution. Di sela-sela rasa syukurnya, ia menyampaikan harapan agar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus berinvestasi dalam peningkatan kualitas sarana penunjang kegiatan belajar mengajar di sekolahnya.

Rp 317 Juta untuk Ruang Kelas Baru SMKN 1 Lotu

Dalam kunjungan kerjanya tersebut, Gubernur Bobby Nasution tidak hanya sekadar meninjau proses belajar mengajar. Ia juga memastikan langsung progres pembangunan dua ruang kelas baru di SMKN 1 Lotu yang menghabiskan anggaran mencapai Rp 317 juta.

Pembangunan infrastruktur pendidikan ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov Sumut untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah di daerah kepulauan. Gubernur menegaskan, dampak program sekolah gratis tidak hanya dirasakan oleh orang tua siswa, tetapi juga memberikan keleluasaan bagi pihak sekolah dalam mengelola anggaran.

"Sekarang kan biaya SMA, SMK, yang ada di Pulau Nias sudah digratiskan. Jadi kepala sekolah masih punya anggaran yang lebih fleksibel lagi untuk misalnya mebeler, untuk menambah ruang praktik, alat praktiknya, mereka juga bisa lebih fleksibel," kata Bobby Nasution.

Dengan adanya fleksibilitas anggaran tersebut, sekolah diharapkan mampu berinovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tanpa terbebani biaya operasional harian siswa. Langkah ini menjadi pondasi penting dalam pemerataan akses pendidikan berkualitas di wilayah kepulauan Sumatera Utara.

Reporter: Saiful
Sumber: asarpua.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top