iCAR V27 Resmi Meluncur dengan REEV Jarak Tempuh 1.200 Km, Ini Target Pasar dan Estimasi Harganya

Penulis: Ragil  •  Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:53:01 WIB
iCAR V27 resmi diluncurkan dengan sistem REEV yang mengombinasikan motor listrik dan mesin bensin sebagai generator.

SUMATERA UTARA — iCAR, sub-brand dari konsorsium otomotif China, resmi meluncurkan SUV terbarunya, V27, pada Selasa (4/8/2026). Berbeda dengan mobil listrik murni (BEV) pada umumnya, V27 mengusung sistem REEV yang menggabungkan motor listrik penggerak roda dengan mesin bensin sebagai generator pengisi daya. Klaim pabrikan, total jarak tempuh gabungannya mencapai 1.200 kilometer dalam sekali pengisian penuh dan tangki penuh.

Angka tersebut menjadi nilai jual utama model ini di tengah kekhawatiran konsumen akan infrastruktur pengisian daya yang belum merata. Dengan sistem ini, pengemudi tidak perlu khawatir kehabisan baterai di tengah perjalanan jauh karena mesin generator akan bekerja otomatis untuk mengisi daya saat baterai mulai menipis.

Jarak Tempuh 1.200 Km dan Mekanisme Kerja REEV

Sistem REEV pada dasarnya adalah mobil listrik yang membawa genset di dalamnya. Motor listrik tetap menjadi satu-satunya penggerak roda, sementara mesin bensin berkapasitas kecil berfungsi layaknya pembangkit listrik portabel berkapasitas besar. Konsep ini berbeda dengan hybrid konvensional yang mesinnya bisa ikut memutar roda secara langsung.

  • Jarak tempuh total diklaim mencapai 1.200 km berdasarkan siklus pengujian pabrikan.
  • Mobil ini mengutamakan motor listrik sebagai penggerak utama, bukan mesin bensin.
  • Mesin generator hanya menyala untuk mengisi baterai, bukan untuk menggerakkan roda.
  • Sistem ini menjawab kebutuhan pasar akan mobil listrik tanpa "range anxiety".

Target Pasar dan Kalkulasi Harga di Indonesia

Pertanyaan besar yang kini mengemuka di kalangan calon konsumen adalah berapa harga yang pantas untuk SUV dengan teknologi semacam ini. Jika melihat persaingan di kelasnya, V27 akan berhadapan dengan SUV listrik murni berbanderol di atas Rp 600 juta maupun SUV hybrid yang sudah lebih dulu populer di pasar Indonesia.

Dengan jarak tempuh yang jauh lebih panjang dari BEV dan biaya produksi yang lebih kompleks dari hybrid, estimasi harga iCAR V27 jika masuk ke Indonesia diprediksi berada di kisaran Rp 450 juta hingga Rp 550 juta. Angka ini merupakan proyeksi kasar berdasarkan perbandingan spesifikasi dan posisi kompetitor, bukan harga resmi yang belum diumumkan untuk pasar Asia Tenggara.

Varian PHEV dan Opsi Lainnya

Selain versi REEV, iCAR juga menyiapkan varian PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) untuk V27. Varian ini memungkinkan pengisian daya dari sumber listrik eksternal dan menawarkan mode berkendara yang lebih fleksibel. Belum ada konfirmasi resmi mengenai varian mana yang akan diprioritaskan untuk pasar Indonesia.

Keputusan iCAR untuk masuk dengan teknologi REEV ketimbang BEV murni menunjukkan pemahaman terhadap kondisi pasar negara berkembang. Infrastruktur pengisian daya yang masih terbatas membuat teknologi ini lebih realistis untuk penggunaan harian, terutama bagi konsumen yang kerap melakukan perjalanan antar kota.

iCAR belum mengumumkan jadwal pasti peluncuran V27 di Indonesia. Namun, melihat tren pabrikan China yang gencar memperkenalkan produknya di ajang pameran otomotif lokal seperti GIIAS, bukan tidak mungkin SUV ini akan mampir ke Tanah Air dalam waktu dekat. Yang jelas, kehadirannya akan memanaskan persaingan di segmen SUV elektrifikasi kelas menengah.

Reporter: Ragil
Sumber: oto.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top