Status Gunung Sinabung Naik ke Waspada, Pemkab Karo Perketat Zona Aman Radius 3,5 Kilometer

Penulis: Fajar  •  Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:43:31 WIB
Warga melintas di dekat zona larangan aktivitas radius 3,5 kilometer dari puncak Gunung Sinabung menyusul status gunung naik menjadi Waspada.

KARO — Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Gelora Putra Ginting meminta seluruh warga dan pengunjung mematuhi batas aman yang telah ditetapkan pasca-status Gunung Sinabung naik dari Normal menjadi Waspada. Keputusan ini diumumkan Selasa (4/8/2026) berdasarkan hasil pemantauan terbaru Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Peningkatan status ini bukan tanpa alasan. Plt. Kepala Badan Geologi menyebut potensi bahaya erupsi tipe freatik maupun magmatik kini mengancam kawasan sekitar gunung. Aktivitas vulkanik yang terpantau meningkat menjadi dasar utama penetapan level kedua tersebut.

Jarak Aman Berbeda di Tiap Sektor

Pemkab Karo menegaskan larangan aktivitas di desa-desa yang telah direlokasi serta wilayah dalam radius radial 2 kilometer dari puncak. Ketentuan ini berlaku mutlak bagi siapa pun, termasuk pendaki dan petani yang biasa beraktivitas di lereng.

Khusus sektor selatan hingga timur, jangkauan larangan diperlebar menjadi 3,5 kilometer dari puncak Gunung Sinabung. Perbedaan jarak ini mempertimbangkan arah sebaran material vulkanik yang berpotensi berbeda mengikuti kondisi angin dan morfologi lereng.

Warga Diimbau Waspadai Lahar di Aliran Sungai

Gelora meminta masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sungai berhulu di kawasan gunung untuk meningkatkan kewaspadaan. Material vulkanik yang menumpuk di puncak berisiko terbawa menjadi lahar dingin saat hujan deras mengguyur.

“Selalu rujuk informasi resmi yang disampaikan melalui situs web maupun akun media sosial Pemerintah Kabupaten Karo serta instansi berwenang terkait,” ujarnya di Karo, Selasa (4/8/2026).

Sekdakab Karo juga mengingatkan warga agar tidak mudah terpapar isu yang belum terverifikasi kebenarannya. Informasi hoaks soal erupsi berpotensi memicu kepanikan massal yang justru menyulitkan proses evakuasi jika situasi memburuk.

Koordinasi Pemantauan Dilakukan Setiap Saat

Pemkab Karo saat ini berkoordinasi intensif dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi serta Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung. Perkembangan aktivitas gunung dipantau secara berkelanjutan untuk memastikan respons cepat jika status kembali berubah.

Informasi resmi terkait himbauan ini telah dipublikasikan melalui akun Instagram Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karo di @kominfo.karo. Masyarakat diimbau mengikuti kanal tersebut untuk mendapatkan pembaruan terbaru.

Gunung Sinabung merupakan salah satu gunung api aktif di Sumatera Utara yang tercatat beberapa kali mengalami erupsi besar dalam dekade terakhir. Status Waspada kali ini menjadi pengingat bahwa potensi bahaya vulkanik di kawasan tersebut tidak pernah benar-benar hilang.

Reporter: Fajar
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top