MEDAN — Kepala Kanwil Imigrasi Sumut Parlindungan mengungkapkan bahwa seluruh kantor imigrasi di provinsi itu berkontribusi dalam penerbitan tersebut. Ia menyebut pihaknya terus mendorong inovasi layanan untuk mempermudah akses masyarakat.
“Penerbitan paspor tersebut berasal dari seluruh kantor imigrasi yang berada di wilayah Sumatera Utara,” ujar Parlindungan dalam kegiatan Media Tour di Medan, Senin.
Salah satu inovasi yang digencarkan adalah program Eazy Passpor. Layanan ini memungkinkan warga mengurus paspor tanpa harus datang ke kantor imigrasi. Imigrasi Sumut menjemput bola ke rumah sakit, komunitas, kampus, hingga instansi pemerintah.
“Pelayanan tersebut sejalan dengan arahan Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko dalam mewujudkan ‘Imigrasi untuk Rakyat’, yakni menghadirkan layanan keimigrasian yang semakin dekat, mudah dijangkau, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Parlindungan.
Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Faizal menilai inovasi ini sangat membantu. Ia mencontohkan, saat Imigrasi Sumut menjalankan program Eazy Passpor di kampusnya, cukup banyak mahasiswa yang memanfaatkannya untuk mengurus paspor baru maupun pergantian.
“Kami berharap kolaborasi antara UMSU dan Imigrasi Sumut dapat terus berlanjut guna meningkatkan kualitas pelayanan keimigrasian kepada masyarakat di Kota Medan maupun Sumatera Utara secara umum,” ujar Faizal.
Parlindungan menegaskan pihaknya tidak hanya fokus pada jumlah penerbitan. Penguatan integritas dan inovasi berkelanjutan juga menjadi prioritas untuk mengoptimalkan kinerja pelayanan serta mendukung penerimaan negara dari sektor keimigrasian.