Agustus 2026 Ditargetkan, 2.300 Sambungan Rumah di Padanglawas Mulai Nikmati Air Bersih dari PDAM Medan

Penulis: Sutomo  •  Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:15:02 WIB
Perumda Tirtanadi menargetkan 2.300 sambungan rumah di Padanglawas mulai menikmati air bersih Agustus 2026.

PADANGLAWAS — Rencana operasional sistem pengelolaan air minum di Kabupaten Padanglawas memasuki babak baru. Perusahaan Air Minum Daerah (Perumda) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara menargetkan warga di tiga kecamatan sudah bisa menikmati aliran air bersih pada Agustus 2026.

Target itu disampaikan langsung oleh Kepala Perumda Tapanuli Selatan, Malintang Harahap, saat sosialisasi di Aula Almarwah Hotel Sibuhuan, Jumat (19/6/2026).

"Untuk tahap awal ini ada sekitar 2.300 Sambungan Rumah, dan kita targetkan Agustus tahun ini sudah bisa beroperasi," kata Malintang.

Wilayah Mana Saja yang Terlayani?

Sambungan rumah tahap pertama ini akan menyasar tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Barumun, Barumun Selatan, dan Ulu Barumun. Layanan ini merupakan hasil kerjasama operasional (KSO) antara Pemkab Padanglawas dengan Perumda Tirtanadi Medan.

Asisten II Pemkab Padanglawas, Marza Jenova, mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada sekitar 2.300 KK yang terdata sebagai penerima sambungan rumah. Angka ini disebutnya sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah memenuhi kebutuhan dasar warga akan air bersih.

Keluhan Air Keruh Saat Musim Hujan Jadi Perhatian

Dalam sosialisasi tersebut, Marza Jenova menyoroti persoalan kualitas air yang kerap dikeluhkan warga. Ia meminta Perumda Tirtanadi mengantisipasi kondisi air keruh yang sering terjadi saat musim hujan.

"Hal seperti ini mohon diantisipasi sehingga masyarakat betul-betul terlayani dengan baik," ujar Marza mewakili Bupati Padanglawas.

Anggota DPRD Padanglawas Sufriady H Hasibuan turut menekankan hal serupa. Ia berharap PDAM benar-benar memperhatikan pengelolaan air bersih agar aliran yang sampai ke rumah warga berkualitas baik.

Sistem Meteran dan Pembayaran Diberlakukan

Malintang Harahap menambahkan, begitu layanan beroperasi, sistem meteran akan langsung diterapkan. Warga yang menikmati sambungan rumah nantinya akan dikenakan biaya sesuai pemakaian.

Sosialisasi ini dihadiri sejumlah pejabat daerah, antara lain Ketua Fraksi PAN DPRD Padanglawas Sufriady H Hasibuan, Ketua Komisi C DPRD Romi Parmonangan, Sekretaris Dinas PUTR Padanglawas Amirhan Hasibuan, serta sejumlah camat dan tokoh masyarakat.

Reporter: Sutomo
Sumber: analisadaily.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top