TEBING TINGGI — Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi, Erwin F. Simangunsong, memimpin langsung acara penutupan yang dihadiri jajaran pejabat struktural, pegawai, instruktur, dan warga binaan peserta magang. Program ini merupakan rangkaian pelatihan dan pemagangan yang menjadi bagian dari upaya pembinaan kemandirian di dalam lapas.
Dalam sambutannya, Erwin menekankan bahwa program ini bukan sekadar pelatihan teknis. Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai investasi kemampuan dan pembentukan mental kerja bagi warga binaan.
"Program ini bukan sekadar pelatihan, tetapi merupakan investasi kemampuan dan pembentukan mental kerja bagi warga binaan. Kami berharap ilmu, pengalaman, serta keterampilan yang diperoleh selama mengikuti pemagangan dapat dimanfaatkan untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah selesai menjalani masa pidana," ujar Erwin.
Selama mengikuti Program Pemagangan Nasional Batch III, para peserta mendapatkan pembelajaran teori dan praktik langsung di bidang keterampilan kerja. Mereka dibimbing oleh instruktur untuk meningkatkan kemampuan teknis, etos kerja, disiplin, serta rasa percaya diri.
Sebagai bentuk apresiasi, acara penutupan diisi dengan penyerahan sertifikat kepada warga binaan yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pemagangan. Sertifikat ini diharapkan menjadi modal berharga saat mereka kembali ke tengah masyarakat.
Erwin menambahkan, Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan melalui program pelatihan yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Pihaknya mendukung sistem pemasyarakatan yang berorientasi pada rehabilitasi dan reintegrasi sosial.
Melalui program ini, Lapas Tebing Tinggi menegaskan komitmennya menciptakan pembinaan yang produktif, humanis, dan berkelanjutan. Keterampilan yang diperoleh diharapkan menjadi modal bagi warga binaan untuk memperoleh kesempatan kerja atau berwirausaha setelah bebas, sehingga mampu kembali berperan aktif sebagai anggota masyarakat yang mandiri, produktif, dan taat hukum.