SUMATERA UTARA — Keputusan perubahan susunan direksi tertuang dalam Salinan Keputusan Para Pemegang Saham PT Angkasa Pura Indonesia Nomor 254 Tahun 2026 dan Nomor KEP.DU.01/08.03.01/12/06/2026. Dokumen tersebut mencakup pemberhentian dan pengangkatan anggota direksi perusahaan pelat merah itu.
Dalam susunan terbaru, Achmad Syahir dipercaya mengisi posisi Wakil Direktur Utama. Sementara itu, jabatan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko diberikan kepada Yanindya Bayu Wirawan.
Untuk lini bisnis dan pengembangan, Ferry Kusnowo ditunjuk sebagai Direktur Strategi dan Pengembangan Teknologi. Veri Y. Setiady mengisi kursi Direktur Komersial, sedangkan Adi Nugroho menjabat Direktur Human Capital.
Di sektor operasional, Agus Haryadi dipercaya sebagai Direktur Operasi. Doddy Dewayanto melengkapi jajaran dengan jabatan Direktur Teknik.
Informasi ini disampaikan melalui Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (17/6). Perombakan direksi disebut sebagai langkah strategis perusahaan dalam menyesuaikan diri dengan kebutuhan industri penerbangan yang terus berubah.
Angkasa Pura Indonesia mengelola sejumlah bandara utama di Tanah Air, termasuk Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara I Gusti Ngurah Rai. Dengan susunan direksi anyar, perusahaan diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan dan efisiensi operasional di bandara-bandara yang dikelolanya.
Susunan lengkap Direksi PT Angkasa Pura Indonesia per 12 Juni 2026:
Perombakan ini menjadi sinyal bahwa Angkasa Pura Indonesia serius dalam melakukan penataan manajemen. Bagi pengguna jasa bandara, perubahan di pucuk pimpinan diharapkan berujung pada peningkatan pelayanan dan keselamatan penerbangan ke depannya.