Selama satu dekade terakhir, SUV terjangkau memang semakin canggih, tapi kebanyakan dari mereka kini memprioritaskan efisiensi bahan bakar dan kepraktisan sehari-hari. Formula itu memang bekerja untuk banyak pembeli, namun konsekuensinya pasar dibanjiri crossover yang rasanya sama satu sama lain. Bagi konsumen yang mendambakan sedikit lebih banyak karakter dan petualangan di mobil harian mereka, pilihannya ternyata sangat terbatas.
Ford Bronco Sport hadir untuk mengisi celah itu. Tidak seperti saudaranya, Bronco versi full-size yang lebih besar dan mahal, Bronco Sport dibangun di atas platform unibody yang sama dengan Ford Escape. Namun jangan tertipu—SUV ini mendapatkan perlakuan khusus yang membuatnya jauh lebih tangguh dari sekadar crossover biasa.
Ground clearance yang lebih tinggi, ban all-terrain, dan sistem penggerak all-wheel drive yang disetel untuk traksi di permukaan licin menjadi standar. Ford juga menyematkan sejumlah fitur off-road cerdas seperti mode G.O.A.T. (Goes Over Any Type of Terrain) yang bisa menyesuaikan respons mesin, transmisi, dan traksi untuk berbagai kondisi—dari lumpur, pasir, hingga bebatuan.
Yang membuat Bronco Sport menarik adalah banderolnya. Di pasar Amerika Serikat, SUV ini dijual mulai dari angka yang sama dengan Toyota RAV4 atau Honda CR-V—kisaran USD 30.000 hingga USD 40.000 atau sekitar Rp 480 juta hingga Rp 640 juta (estimasi kurs Rp 16.000 per USD). Dengan harga tersebut, pembeli mendapatkan kendaraan yang secara fundamental berbeda: bukan sekadar mobil kota yang sesekali bisa ke jalan rusak, melainkan kendaraan yang benar-benar siap diajak menjelajah.
Tentu saja, kompromi ada pada efisiensi bahan bakar dan kenyamanan berkendara di jalan raya yang tidak sehalus crossover pada umumnya. Tapi bagi segmen pembeli yang tepat, pengorbanan itu sepadan dengan kemampuan off-road yang didapatkan.
Di Indonesia, segmen SUV tangguh dengan harga menengah masih cukup terbatas. Suzuki Jimny menjadi salah satu pemain utama, namun ukurannya terlalu kompak untuk keluarga. Sementara itu, model seperti Toyota Fortuner atau Mitsubishi Pajero Sport sudah masuk kategori medium SUV dengan harga yang jauh lebih tinggi.
Bronco Sport bisa menjadi opsi menarik bagi pecinta off-road tanah air yang menginginkan kendaraan petualang dengan harga lebih terjangkau. Namun sayangnya, Ford saat ini tidak lagi memiliki operasi penjualan resmi di Indonesia. Model ini hanya bisa diperoleh melalui importir umum dengan harga yang pasti lebih mahal dari harga aslinya di Amerika.
Meski begitu, kehadiran Bronco Sport di pasar global setidaknya menunjukkan satu hal: produsen mobil mulai menyadari bahwa tidak semua pembeli SUV menginginkan crossover yang nyaman dan membosankan. Masih ada ruang untuk kendaraan yang punya jiwa petualang—dengan harga yang tidak harus menguras kantong.