MEDAN — Kompetisi Liga Champions musim 2026-2027 menyajikan kejutan besar di putaran kedua babak klasifikasi. Tim-tim yang semula tidak diunggulkan justru mendominasi papan atas, sementara sejumlah raksasa Eropa harus puas berkubang di zona play-off. Format baru dengan delapan pertandingan per tim membuat persaingan semakin ketat dan tidak terprediksi.
Sembilan Tim dengan Rekor Sempurna di Puncak Klasemen
Sembilan klub berhasil menyapu bersih kemenangan di dua laga awal. Grup teratas dihuni oleh PSG, Barcelona, Aston Villa, Stuttgart, Liverpool, Sporting, Arsenal, Real Madrid, dan Real Betis. Kehadiran Aston Villa, Stuttgart, Sporting, dan Betis di jajaran elit menjadi kejutan tersendiri bagi penggemar sepak bola Eropa.
Klub-klub tersebut mengumpulkan poin maksimal dari dua pertandingan yang telah dijalani. Performa konsisten mereka membuat posisi di empat besar sementara ini aman dari kejaran tim-tim besar yang justru tampil inkonsisten.
Manchester United dan Manchester City Terperosok di Zona Play-off
Dua raksasa asal Manchester harus menerima kenyataan pahit. Manchester United berada di peringkat ke-13, sedangkan Manchester City lebih buruk lagi di posisi ke-17. Keduanya kini terlempar ke zona play-off kualifikasi untuk memperebutkan tempat di babak 16 besar.
Tim-tim kuat lain seperti Bayern Munchen dan Atletico Madrid masing-masing mengoleksi 4 poin dan berada di peringkat ke-10 serta ke-15. Manchester City baru mengumpulkan 3 poin dari dua laga, tertinggal jauh dari ekspektasi publik yang menempatkan mereka sebagai favorit juara.
Klub Besar Terancam Eliminasi di Dasar Klasemen
Fase klasifikasi belum berakhir, tetapi beberapa nama besar sudah berada di posisi rawan. AS Roma, Inter Milan, Porto, Napoli, dan Galatasaray menghuni bagian bawah klasemen. Mereka terancam tersingkir jika tidak segera memperbaiki performa dalam enam pertandingan tersisa.
AS Roma dan Inter Milan menjadi sorotan karena tradisi kuat sepak bola Italia. Porto dan Galatasaray yang biasa tampil dominan di liga domestik juga kesulitan beradaptasi dengan level kompetisi Eropa musim ini.
Format Baru Liga Champions: Delapan Laga, Tiga Zona Klasifikasi
Sesuai regulasi Liga Champions 2026-2027, setiap tim memainkan delapan pertandingan melawan delapan lawan berbeda. Pembagian mencakup empat laga kandang dan empat laga tandang di babak klasifikasi. Setelah semua pertandingan selesai, klub akan diberi peringkat berdasarkan hasil yang diraih.
Delapan klub teratas langsung lolos ke babak 16 besar. Peringkat ke-9 hingga ke-24 harus melewati play-off dua leg untuk menentukan delapan tempat tersisa. Klub yang berada di peringkat 25 hingga 36 langsung tersingkir dari kompetisi.
Mulai babak 16 besar, format berganti menjadi sistem gugur dengan dua leg kandang dan tandang. Final Liga Champions UEFA 2026-2027 dijadwalkan berlangsung pada 5-6 Juni di Stadion Metropolitano, Madrid, Spanyol.
Enam Pertandingan Sisa Jadi Penentu Nasib
Peluang untuk bangkit masih terbuka lebar bagi Manchester United, Manchester City, dan tim-tim besar lain yang saat ini terpuruk. Enam pertandingan sisa di babak klasifikasi menjadi kesempatan emas untuk mengumpulkan poin maksimal dan mengamankan posisi di zona aman.
Persaingan menuju babak 16 besar diprediksi semakin sengit mengingat format baru memberikan konsekuensi langsung bagi tim yang gagal konsisten. Setiap poin akan sangat berarti untuk menghindari eliminasi dini dari kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut.