Pencarian

Danantara Investasi Rp 4,47 Triliun di HighPeak Energy AS

Rabu, 07 Oktober 2026 • 08:19:01 WIB
Danantara Investasi Rp 4,47 Triliun di HighPeak Energy AS
Danantara Indonesia menanamkan investasi 250 juta dolar AS atau sekitar Rp 4,47 triliun di HighPeak Energy, Inc. yang beroperasi di Permian Basin, Amerika Serikat.

SUMATERA UTARA — Danantara Indonesia menanam investasi 250 juta dolar AS atau sekitar Rp 4,47 triliun di HighPeak Energy, Inc., produsen migas yang beroperasi di Permian Basin, Amerika Serikat. Langkah ini memperluas portofolio energi Indonesia ke skala global melalui holding investasi PT Danantara Investment Management (DIM).

Paragraf pembuka: Investasi tersebut diumumkan langsung oleh Chief Executive Officer DIM, Pandu Sjahrir, yang menyebut langkah ini sejalan dengan mandat Danantara untuk menempatkan dana di sektor strategis dengan imbal hasil berkelanjutan jangka panjang. HighPeak dinilai punya posisi kuat di salah satu pasar hulu minyak dan gas bumi paling maju di dunia.

Masuk ke Permian Basin, Wilayah Minyak Terbesar AS

Pandu menjelaskan, investasi ini memberi DIM akses strategis ke portofolio aset yang didominasi minyak di Permian Basin. Wilayah itu merupakan penghasil minyak terbesar di Amerika Serikat.

Melalui penempatan dana tersebut, DIM memperluas jejak portofolio energi Indonesia di tingkat global. Langkah ini disebut sejalan dengan misi Danantara untuk berinvestasi di sektor-sektor strategis bagi kepentingan nasional.

"Posisi strategis HighPeak di salah satu pasar hulu minyak dan gas bumi paling maju di dunia menjadikannya peluang investasi yang potensial seiring dengan upaya kami membangun platform investasi yang terdiversifikasi secara global," ujar Pandu dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Skema Investasi: Perlindungan Nilai hingga Kursi Direksi

Berdasarkan ketentuan investasi, DIM memperoleh perlindungan terhadap penurunan nilai investasi. DIM juga berkesempatan menikmati kenaikan nilai ekuitas di masa depan melalui konversi menjadi saham biasa.

Selain itu, DIM memegang opsi untuk ikut serta dalam penawaran saham HighPeak berikutnya melalui penempatan terbatas atau private placement. DIM akan menempatkan satu perwakilan di jajaran direksi HighPeak.

Dana segar dari DIM akan dipakai HighPeak untuk memperkuat struktur permodalan dan fleksibilitas keuangan perusahaan. Modal tambahan itu diperlukan guna mendukung pengembangan dan pertumbuhan portofolio aset berkualitasnya secara berkelanjutan.

Dampak ke Sektor Energi Indonesia

Pandu berharap kerja sama ini membuka pertukaran keterampilan yang mendukung pengembangan sektor energi dalam negeri. Menurutnya, investasi ini sekaligus memperkuat hubungan energi dan ekonomi yang telah lama terjalin antara Indonesia dan Amerika Serikat.

"Kami berharap kerja sama ini dapat memfasilitasi pertukaran keterampilan yang mendukung pengembangan sektor energi Indonesia, sekaligus memperkuat hubungan energi dan ekonomi yang telah lama terjalin antara Indonesia dan Amerika Serikat," kata Pandu.

Dengan kurs Rp 17.841 per dolar AS, nilai investasi 250 juta dolar AS setara Rp 4,47 triliun. Angka itu menempatkan Danantara sebagai salah satu investor institusi baru di sektor hulu migas Amerika Serikat.

Komitmen Danantara ke Investasi Jangka Panjang

Pandu menegaskan DIM berkomitmen menjalankan mandatnya melalui investasi yang disiplin. Pihaknya juga menyasar kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.

"DIM berkomitmen penuh untuk menjalankan mandatnya melalui investasi yang disiplin dan kontribusi bermakna terhadap pertumbuhan ekonomi jangka panjang Indonesia," ucap Pandu.

Penutup: Investasi di HighPeak menandai langkah Danantara memperluas pijakan di sektor energi global, bukan hanya di dalam negeri. Bagi pelaku pasar, keputusan ini menjadi sinyal arah strategi investasi Danantara ke depan: masuk ke aset strategis dengan proteksi nilai sekaligus potensi upside jangka panjang.

Follow inisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekonomi.republika.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks