MEDAN — Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara Anwar Yuli Prastyo menyatakan bahwa tingginya mobilitas turis asing didukung jaringan transportasi yang menghubungkan Kota Medan dengan sejumlah wilayah. Medan berperan sebagai pintu gerbang, sementara Pematangsiantar menjadi salah satu akses menuju kawasan Danau Toba.
Jalur kereta api yang dioperasikan KAI Divre I Sumatera Utara saat ini menghubungkan Medan dengan Binjai, Tebing Tinggi, Pematangsiantar, Kisaran, Tanjungbalai, Rantauprapat, Belawan, Kuala Tanjung, hingga Kualanamu. Konektivitas itu membuat wisatawan dapat berpindah antarkota tanpa bergantung pada transportasi jalan raya.
Stasiun Medan Catat 4.037 Penumpang Asing
Data KAI Divre I Sumatera Utara menempatkan Stasiun Medan sebagai titik dengan aktivitas turis asing tertinggi, yakni 4.037 penumpang. Angka itu selaras dengan fungsi Stasiun Medan sebagai pusat layanan perkeretaapian dan simpul utama pergerakan masyarakat.
Letak geografis Sumatera Utara yang dekat dengan Singapura dan Malaysia menjadikan wilayah ini destinasi favorit turis asal Asia. Kereta api dipilih karena memberikan jaminan perjalanan yang aman, efisien, serta andal.
"Kereta api menjadi salah satu sarana yang mendukung konektivitas wisatawan mancanegara selama menjelajahi Sumatera Utara. Dari Medan sebagai pintu gerbang, Siantar sebagai salah satu akses menuju kawasan Danau Toba, hingga Tebing Tinggi dan daerah lainnya sebagai simpul perjalanan," kata Anwar.
Dorongan bagi Pariwisata dan Rantai Ekonomi Daerah
Anwar menjelaskan bahwa penggunaan kereta api oleh wisatawan asing membuktikan layanan ini tidak hanya melayani warga lokal. Menurutnya, kereta api turut mendorong sektor pariwisata dan roda perekonomian daerah.
"Kereta api bukan hanya mengangkut wisatawan, tetapi juga ikut menghubungkan mereka dengan berbagai potensi wisata dan rantai ekonomi daerah," ujarnya.
Integrasi antardaerah via jalur kereta api dinilai menjadi elemen vital dalam menyokong pertumbuhan pariwisata. Semakin banyak destinasi yang mudah diakses dari Medan seiring konektivitas yang membaik.
"Dengan konektivitas yang semakin baik, kereta api diharapkan dapat terus menjadi bagian dari perjalanan wisatawan dalam mengenal berbagai destinasi dan potensi ekonomi di Sumatera Utara," kata Anwar.