MEDAN — Tadabbur Alam yang digelar Remaja Masjid Al Ikhlas Pondok Batuan, Jalan Raharja, Lingkungan 12, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, diikuti puluhan peserta. Kegiatan bertema "Menikmati Keindahan Alam, Memperkuat Ukhuwah dan Menemukan Kebesaran Allah SWT" itu berlangsung sejak Minggu (4/10/2026) dini hari. Selain berekreasi, peserta diajak mengenal kebesaran Allah melalui ciptaan-Nya.
Tiga Pesan Edison Ginting untuk Remaja Masjid
Penasehat Remaja Masjid Al Ikhlas Pondok Batuan, Muhammad Edison Ginting, menitipkan tiga pesan utama kepada para peserta. Pertama, menjaga solidaritas dan kerja sama. Kedua, mengambil pelajaran dari setiap tantangan. Ketiga, tetap menjaga adab dan ibadah selama kegiatan berlangsung.
Edison menegaskan kekompakan menjadi kekuatan utama remaja masjid. Setiap aktivitas dan tantangan, menurutnya, harus jadi kesempatan belajar saling membantu, mengendalikan ego, dan mempererat persaudaraan.
"Kekuatan remaja masjid ada pada kekompakannya. Saling membantu, saling menjaga, dan jangan mudah menyerah menghadapi setiap tantangan," ujarnya.
Salat Lima Waktu dan Adab Jadi Penekanan
Edison mengingatkan kegiatan di alam terbuka tidak boleh membuat peserta melupakan kewajiban sebagai umat Muslim. Ia meminta para remaja menjaga lisan, sopan santun terhadap lingkungan sekitar, dan menunjukkan akhlak mulia.
"Jangan pernah melalaikan salat lima waktu. Jaga lisan, sopan santun terhadap lingkungan sekitar, dan tunjukkan akhlak mulia sebagai cerminan remaja masjid yang beradab," tegasnya.
Kepada panitia dan pendamping, Edison meminta keselamatan seluruh peserta menjadi prioritas. Ia berharap para remaja kembali ke Masjid Al Ikhlas dengan sehat dan selamat, membawa pengalaman serta semangat baru untuk memakmurkan masjid.
Bukan Sekadar Liburan, Wadah Tempa Karakter
Edison menilai Tadabbur Alam lebih dari sekadar rekreasi melepas penat. Kegiatan itu, katanya, menjadi wadah melihat kebesaran Allah melalui ciptaan-Nya sekaligus menempa diri menjadi pribadi yang lebih baik.
"Tadabbur Alam ini bukan sekadar liburan, jalan-jalan, atau bersenang-senang melepas penat. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah untuk melihat kebesaran Allah melalui ciptaan-Nya sekaligus menempa diri menjadi pribadi yang lebih baik," kata Edison didampingi para pembina, Hari Suyandi, Alek Suwandi, Puji Hastuti, dan M Rudini HSB.
Harapan Remaja Masjid: Kegiatan Berkelanjutan
Ketua Remaja Masjid Al Ikhlas Pondok Batuan, Arya Wirasukma, menyebut Tadabbur Alam menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui pembelajaran dari alam. Kegiatan itu juga jadi ruang membangun kebersamaan, menumbuhkan kepedulian, dan memperkuat nilai keislaman.
"Melalui Tadabbur Alam ini, kami ingin anak-anak remaja masjid tidak hanya berkumpul dan bersenang-senang, tetapi juga mendapatkan pengalaman, ilmu, dan nilai-nilai yang bisa diterapkan dalam kehidupan," ujarnya.
Arya berharap kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Tujuannya agar semakin banyak generasi muda tertarik aktif dalam kegiatan masjid dan tumbuh menjadi generasi yang peduli terhadap agama, lingkungan, dan sesama.