Pencarian

969 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tolak Offering Letter, 27.099 Setuju

Kamis, 01 Oktober 2026 • 10:48:30 WIB
969 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tolak Offering Letter, 27.099 Setuju
calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menandatangani surat penawaran penugasan.

SUMATERA UTARA — Sebanyak 969 calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menolak menandatangani surat penawaran penugasan, sementara 27.099 lainnya menyatakan setuju. Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota mengungkapkan data itu melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Rabu (30/9). Selain penolakan, tercatat 532 offering letter kedaluwarsa sebelum ditandatangani.

PT Agrinas Pangan Nusantara melaporkan progres rekrutmen manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dengan angka yang terbelah tajam. Dari total calon yang menerima surat penawaran, mayoritas menerima penugasan, tetapi hampir seribu orang memilih mundur dari proses.

Joao merinci komposisi tersebut dalam unggahan di akun @bung.joaomota. Ia menyebut para manajer yang setuju berasal dari berbagai daerah dan desa di pelosok Indonesia.

Rincian Status Offering Letter Manajer KDKMP

Agrinas mencatat tiga kategori status surat penawaran yang dikirim ke calon manajer. Data ini menjadi gambaran seberapa besar respons calon pengelola terhadap program yang digadang sebagai penggerak ekonomi desa tersebut.

  • 27.099 calon manajer menandatangani offering letter sebagai tanda sah menerima penugasan
  • 969 calon manajer menolak offering letter
  • 532 offering letter kedaluwarsa sebelum ditandatangani

Angka penolakan dan kedaluwarsa itu setara sekitar 5,2% dari total calon yang menerima penawaran. Agrinas belum merinci alasan di balik penolakan maupun penyebab surat penawaran tak kunjung ditandatangani hingga masa berlakunya habis.

Calon Manajer Datang ke Kantor Agrinas untuk Diskusi Penempatan

Sejumlah calon manajer KDKMP menyambangi kantor Agrinas Pangan Nusantara untuk mendiskusikan penempatan mereka. Joao menyebut kunjungan itu sebagai itikad baik dari para calon pengelola.

"Para manajer ini mengaku terkejut dan terharu, karena langsung diterima untuk berdiskusi soal penempatan mereka," tulis Joao.

Dalam pertemuan itu, pembahasan mencakup pola pendampingan dan mekanisme kerja manajer di lapangan. Para calon manajer hendak mendiskusikan penempatan untuk membangun gerai dan mengelola operasionalisasi KDKMP selama dua tahun pertama.

Peran Manajer dalam Operasionalisasi Dua Tahun Pertama

Joao menekankan pentingnya kerja sama antara pengelola KDKMP, perangkat desa, dan warga setempat. Menurutnya, kolaborasi itu menjadi kunci agar rancangan KDKMP sebagai penggerak ekonomi desa bisa terwujud.

"Dengan kerja sama erat antara pengelola KDKMP, perangkat desa dan seluruh warga setempat, maka rancangan KDKMP sebagai penggerak ekonomi desa akan terwujud," jelasnya.

Audensi dan diskusi tersebut diharapkan memberi titik terang soal pola pendampingan serta mekanisme kerja para manajer di lapangan. Kedua hal itu dinilai menentukan keberlanjutan program KDKMP ke depan.

Bagi pelaku usaha desa dan calon mitra gerai, kejelasan penempatan manajer menjadi penentu kapan operasional KDKMP di tiap wilayah bisa mulai berjalan. Agrinas belum mengumumkan jadwal penempatan definitif bagi 27.099 manajer yang sudah menandatangani offering letter.

Follow inisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks