Pencarian

Polmed Terapkan Mesin Screw Press dan Pemasaran Digital untuk Hilirisasi Gambir di Pakpak Bharat

Rabu, 23 September 2026 • 17:12:01 WIB
Polmed Terapkan Mesin Screw Press dan Pemasaran Digital untuk Hilirisasi Gambir di Pakpak Bharat
Tim Politeknik Negeri Medan mendampingi Kelompok Wanita Tani Desa Salak II, Kabupaten Pakpak Bharat, dalam pengolahan gambir.

Politeknik Negeri Medan (Polmed) menerapkan mesin screw press dan pendampingan pemasaran digital bagi Kelompok Wanita Tani di Desa Salak II, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara. Program pengabdian kemitraan masyarakat bertajuk "PKM Hilirisasi Produk Gambir melalui Penerapan Mesin Screw Press, Pengemasan Produk, dan Pemasaran Digital" berlangsung pada 24 September 2026. Kegiatan ini menyasar penguatan kapasitas produksi, kualitas produk, kemasan, hingga jangkauan pasar gambir warga setempat.

PAKPAK BHARAT — Tim pengabdian Politeknik Negeri Medan (Polmed) mendampingi Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Salak II untuk mengolah gambir menjadi produk bernilai jual lebih tinggi. Program bertajuk "PKM Hilirisasi Produk Gambir melalui Penerapan Mesin Screw Press, Pengemasan Produk, dan Pemasaran Digital" menyasar sejumlah titik lemah usaha mitra, mulai dari pengepresan, kualitas produk, kemasan, sampai pemasaran.

Ketua tim pelaksana Franklin Taruyun Hudeardo Sinaga, M.T. memimpin kegiatan tersebut. Jandri Fan HT Saragi, M.T. bertanggung jawab pada perancangan dan penerapan mesin screw press. Tim juga melibatkan dosen dari bidang Administrasi Bisnis, Fisika Material, dan Manajemen Bisnis, serta mahasiswa Teknik Mesin.

Pengepresan Manual Jadi Kendala Utama

Selama ini proses pengepresan daun gambir di kelompok mitra masih memakai alat press kayu manual. Cara tersebut membuat hasil ekstraksi belum optimal, kapasitas produksi rendah, dan kebutuhan tenaga kerja membengkak.

Berdasarkan proposal kegiatan, kondisi itu menjadi dasar tim Polmed menghadirkan teknologi tepat guna berupa Mesin Screw Press Gambir. Mesin ini bekerja dengan sistem penekanan kontinu, berbeda dari alat press kayu yang mengandalkan tenaga manusia.

Dengan sistem tersebut, proses ekstraksi getah gambir diharapkan berjalan lebih efektif dan efisien. Kapasitas produksi, rendemen getah, dan efisiensi waktu ikut terdorong naik, sementara beban kerja mitra berkurang.

Pelatihan Pengolahan hingga Pengendalian Kadar Air

Pendampingan tidak berhenti pada mesin. Tim Polmed juga melatih mitra soal pengolahan gambir yang baik dan benar, mulai dari teknik perebusan, pengendapan, pencetakan, hingga pengeringan.

Sejumlah aspek mutu produk turut dibenahi, antara lain pengendalian kadar air dan perbaikan penampilan produk. Tujuannya agar gambir dari Desa Salak II punya nilai jual dan daya saing lebih baik di pasaran.

Kemasan Higienis dan Jualan Lewat Marketplace

Pada aspek hilirisasi, tim memberikan pelatihan pembuatan kemasan yang lebih menarik dan higienis. Mitra juga didampingi memanfaatkan media sosial dan marketplace sebagai sarana promosi dan penjualan.

Langkah itu diambil supaya produk gambir tidak lagi bergantung pada penjualan konvensional. Dengan pemasaran digital, jangkauan konsumen dan pasar diharapkan lebih luas.

Ketua kelompok menyambut baik kegiatan tersebut. "Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga usaha gambir masyarakat semakin berkembang," ujarnya.

Mitra Didorong Mandiri Rawat Mesin

Franklin menegaskan program ini dirancang agar mitra tidak sekadar menerima bantuan teknologi. Warga juga dibekali kemampuan mengoperasikan dan merawat mesin, menjaga kualitas produk, mengembangkan kemasan, serta memasarkan produk secara mandiri.

Jandri Fan HT Saragi berperan dalam perancangan, pengujian, serta pelatihan pengoperasian dan perawatan Mesin Screw Press Gambir. Pelatihan itu menjadi kunci agar mesin tetap berfungsi setelah pendampingan berakhir.

Kegiatan PKM ini sejalan dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Program diarahkan untuk mendorong peningkatan pengetahuan, keterampilan, kualitas dan kapasitas produksi, aset, serta omzet usaha mitra.

Tim pengabdi berharap penerapan teknologi tepat guna dan penguatan pemasaran digital menjadi fondasi bagi keberlanjutan usaha gambir di Kabupaten Pakpak Bharat.

Follow inisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks