Satuan Lalu Lintas Polres Simalungun menggelar patroli malam Blue Light Patrol di Jalan Lintas Sumatera Medan–Parapat, Sumatera Utara, Sabtu (10/10) hingga dini hari Minggu (11/10). Patroli dipusatkan di wilayah Kecamatan Tapian Dolok meski hujan gerimis mengguyur, sebagai langkah mengantisipasi aksi begal dan balap liar. Petugas juga mengatur lalu lintas sekaligus menyampaikan informasi kondisi jalan kepada pengendara yang melintas.
SIMALUNGUN — Personel Satlantas Polres Simalungun tetap menjalankan tugas sesuai rencana operasi meski cuaca tidak bersahabat. Hujan gerimis yang turun sepanjang malam tidak menghentikan penyisiran di jalur utama yang menghubungkan Kota Medan dengan kawasan wisata Parapat itu.
Kasat Lantas Polres Simalungun, AKP Friska Susana, menjelaskan bahwa pemilihan waktu malam didasari pertimbangan tingkat kerawanan. Menurutnya, malam hari menjadi waktu yang dinilai rawan terjadinya kejahatan jalanan dan pelanggaran lalu lintas.
AKP Friska Susana menyebut patroli menyasar dua persoalan utama di wilayah hukum Polres Simalungun, yakni balap liar dan begal. Kegiatan itu sekaligus untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
"Kegiatan dilaksanakan pada malam hari, karena waktu tersebut dinilai rawan terjadinya kejahatan jalanan dan pelanggaran lalu lintas," ujar Friska.
Wilayah Kecamatan Tapian Dolok dipilih sebagai fokus penyisiran lantaran menjadi salah satu titik padat kendaraan di jalinsum. Arus kendaraan dari arah Medan menuju Parapat maupun sebaliknya melintasi kawasan itu setiap hari.
Selain berpatroli, petugas melaksanakan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik. Personel juga menyampaikan informasi mengenai situasi dan kondisi jalan kepada para pengguna jalan yang melintas.
Informasi tersebut diharapkan membantu pengendara lebih waspada dan dapat menyesuaikan perjalanan mereka. Terutama saat melintas di jalur yang licin akibat hujan.
Dari hasil kegiatan, situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas terpantau tertib dan lancar. Tidak ada laporan gangguan berarti selama operasi berlangsung.
AKP Friska Susana mengimbau para pengendara agar berhati-hati, terutama saat melintas pada malam hari dan dalam kondisi jalan licin akibat hujan. Pengendara diminta mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, memakai perlengkapan keselamatan, serta mematuhi aturan lalu lintas.
Kepolisian juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak terlibat balap liar. Aktivitas itu dinilai sangat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain.
Patroli malam Blue Light Patrol akan terus dilakukan secara berkala di sejumlah titik rawan di jalinsum Medan–Parapat. Polres Simalungun menargetkan penurunan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukumnya.