SUMATERA UTARA — Harga Mitsubishi XForce Hybrid naik jadi mulai Rp460 jutaan setelah diskon peluncuran berakhir Juli 2026. SUV hybrid seri-paralel ini mencatat distribusi 596 unit sepanjang Juli–Agustus, dengan varian Premium mendominasi 493 unit. Calon pembeli kini perlu menghitung ulang anggaran sebelum masuk diler.
Mitsubishi XForce HEV berdiri sebagai varian elektrifikasi tertinggi di keluarga XForce. Sistem hybrid seri-paralelnya memungkinkan mesin bensin dan motor listrik bekerja bergantian atau bersamaan, tergantung kondisi berkendara. Motor listriknya menghasilkan torsi 255 Nm, angka yang berpotensi memberi respons awal sigap di lalu lintas perkotaan yang padat stop-and-go.
Mobil ini juga punya Mode EV untuk melaju murni dengan tenaga listrik saat kondisi memungkinkan. Mesin bensin bisa berperan sebagai generator penjaga daya baterai, sementara di kecepatan menengah hingga tinggi mesin dan motor listrik dapat bekerja bersama atau mesin menyalurkan tenaga langsung ke roda.
Program harga khusus peluncuran XForce Hybrid berakhir pada Juli 2026. Sejak itu, banderol XForce Hybrid mulai Rp460 juta untuk varian terbawah. Mitsubishi memasarkan model ini dalam dua varian dengan harga on the road (OTR) Jakarta yang berbeda sesuai kelengkapan.
Kenaikan ini wajar terjadi pada model yang baru lepas masa promosi. Tapi buat calon pembeli, selisih harga pasca-diskon tetap perlu dihitung ulang terhadap total biaya kepemilikan, termasuk pajak tahunan dan asuransi yang ikut menyesuaikan harga kendaraan.
Data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat distribusi XForce HEV sebanyak 596 unit sepanjang Juli–Agustus 2026. Rinciannya, 235 unit pada Juli dan 361 unit pada Agustus. Kenaikan distribusi bulanan mencapai sekitar 53,6 persen.
Dari sisi varian, XForce HEV Premium menyumbang 493 unit, sedangkan varian XForce HEV mencatat 103 unit. Varian Premium mendominasi distribusi selama periode tersebut, meski data ini belum cukup memastikan alasan konsumen memilihnya.
Konsumsi BBM aktual XForce Hybrid tetap bergantung pada kondisi jalan, gaya berkendara, beban kendaraan, dan penggunaan pendingin udara. Kapasitas baterai saja tidak bisa dijadikan patokan efisiensi. Calon pembeli sebaiknya tidak berpatokan pada klaim efisiensi pabrikan tanpa data uji independen.
Selisih fitur antara varian Premium dan varian standar juga belum terperinci dalam data distribusi. Informasi mengenai fitur pembeda kedua varian menjadi pertimbangan tambahan yang penting sebelum memutuskan, terutama karena selisih harganya cukup signifikan.
XForce Hybrid cocok buat kamu yang ingin SUV dengan kemampuan Mode EV untuk perjalanan pendek dalam kota, plus torsi instan 255 Nm di kondisi macet. Tapi kalau prioritasmu efisiensi bahan bakar jangka panjang, tunggu data konsumsi BBM real-world dari pengujian independen dulu. Harga mulai Rp460 juta pasca-diskon menempatkannya bersaing ketat di segmen SUV hybrid, jadi bandingkan dulu dengan kompetitor sekelas sebelum tanda tangan.