MEDAN — Kepala Dinas Sosial Sumut Ady Putra menyatakan sebagian besar kabupaten/kota penerima alokasi bantuan sudah menyelesaikan penyaluran. Pernyataan itu disampaikan dalam temu pers di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat, 2 Oktober 2026.
Ady menyebut capaian itu berdasarkan data per 2 Oktober 2026. Bantuan yang disalurkan terdiri atas tiga skema: hunian, jaminan hidup, dan stimulan ekonomi.
Pemerintah provinsi menyiapkan anggaran Rp45,084 miliar untuk bantuan hunian dan Rp45,084 miliar untuk jaminan hidup. Kedua skema itu menyasar keluarga yang rumahnya rusak akibat bencana.
Stimulan ekonomi mendapat porsi terbesar, yakni Rp75,14 miliar. Hingga awal Oktober, dana yang sudah terealisasi dari skema ini mencapai Rp68,51 miliar.
"Sebagian besar kabupaten/kota sudah tuntas terealisasi," kata Ady.
Tapanuli Tengah menjadi daerah dengan alokasi terbesar. Untuk bantuan hunian dan jaminan hidup, kabupaten itu mendapat Rp27,618 miliar bagi 9.206 KPM.
Realisasinya mencapai Rp27,201 miliar dan telah diterima 9.067 KPM, atau sekitar 98,49 persen. Adapun stimulan ekonomi di Tapanuli Tengah dialokasikan Rp46,03 miliar dengan realisasi Rp45,335 miliar.
Di Kabupaten Langkat, bantuan hunian dan jaminan hidup dialokasikan Rp3,88 miliar untuk 1.296 KPM. Sebanyak Rp3,85 miliar telah tersalur dan diterima 1.286 KPM.
Stimulan ekonomi di Langkat terealisasi Rp6,43 miliar dari alokasi Rp6,48 miliar. Sementara di Kota Sibolga, bantuan hunian dan jaminan hidup sebesar Rp1,10 miliar telah disalurkan Rp1,08 miliar kepada 367 KPM.
Untuk stimulan ekonomi Sibolga, dari alokasi Rp1,83 miliar, sebanyak Rp1,81 miliar sudah terealisasi.
Tapanuli Utara mencatat realisasi bantuan hunian dan jaminan hidup Rp1,08 miliar dari alokasi Rp1,30 miliar untuk 361 KPM. Adapun stimulan ekonomi terealisasi Rp1,80 miliar dari alokasi Rp2,17 miliar bagi 361 KPM yang sama.
Data itu menunjukkan penyaluran di sejumlah daerah sudah mendekati target. Meski demikian, masih ada anggaran yang belum terealisasi, terutama pada program stimulan ekonomi.