Amri/Nita Raih Perak Asian Games 2026, Nova Widianto Soroti Konsistensi

Penulis: Yasir  •  Selasa, 29 September 2026 | 15:46:01 WIB
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah membawa pulang medali perak bulu tangkis ganda campuran Asian Games 2026.

SUMATERA UTARA — Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah harus puas membawa pulang medali perak bulu tangkis ganda campuran Asian Games 2026 setelah kalah dari pasangan China di partai final. Pelatih Kepala Ganda Campuran Indonesia Nova Widianto menilai anak asuhnya sebenarnya punya peluang menang, tetapi gagal memanfaatkan celah yang ada.

Kekalahan di partai puncak itu meninggalkan catatan tersendiri bagi Nova Widianto. Menurutnya, target medali sebenarnya sudah terpenuhi, terlebih Amri/Nita melangkah ke final bukan sebagai unggulan.

"Kalau dari target memang masuk ya, targetnya kan Amri/Nita dapat medali dan ini bisa perak walaupun tidak unggulan. Hanya di pertandingkan tadi sangat disayangkan, dari konsisten mereka untuk menerapkan pola sepanjang pertandingan yang belum," kata Nova dalam keterangannya melalui federasi, Selasa (29/9/2026).

Unggul 19-16 di Gim Pertama, Amri/Nita Malah Terburu-buru

Nova mengungkap momen yang paling disesalkannya. Saat unggul 19-16 di gim pertama, Amri/Nita justru kehilangan kendali dan bermain terburu-buru.

"Dari awal sudah oke tapi saat unggul 19-16 di gim pertama mereka ada rasa kesempatan untuk menang malah terburu-buru. Jadi dari servis pun mereka sudah berubah dan tadi mereka akui itu," tuturnya.

Perubahan pola servis itu diakui Nova ikut mengubah jalannya pertandingan. Ia memaklumi proses yang harus dilalui pasangan peraih medali perunggu Kejuaraan Dunia 2026 tersebut.

"Saya sendiri juga maklum karena proses untuk jadi juara memang begitu. Secara konsistensi mereka masih harus banyak peningkatan."

Potensi Serangan dan Defense Sudah Terlihat

Dari sisi kualitas permainan, Nova menilai Amri/Nita sudah punya modal bagus. Serangan, defense, hingga permainan depan menjadi kekuatan yang ia yakini bisa diandalkan.

Yang belum terselesaikan adalah penerapan pola main secara konsisten sepanjang pertandingan. Nova menyebut aspek mentalitas dan pola main menjadi fokus yang terus ia tanamkan.

"Terus terang dari persiapan setelah Kejuaraan Dunia kan tidak panjang tapi mereka maksimal dari kesungguhan dan keyakinan mereka, setelah perunggu di Kejuaraan Dunia ada keyakinan untuk bisa mengulang atau melebihi hasil itu," kata eks pelatih Malaysia ini.

"Selain mentalitas yang saya terapkan, lebih ke pola main yang saya yakinkan mereka, karena mereka harus bisa bermain begini sebenarnya. Kalau dari segi permainan, saya rasa mereka sudah bisa diandalkan," ujar Nova.

Modal Berharga Menuju Turnamen Berikutnya

Medali perak Asian Games 2026 menambah koleksi Amri/Nita setelah perunggu di Kejuaraan Dunia 2026. Bagi Nova, hasil ini menjadi pijakan untuk membenahi konsistensi yang masih jadi pekerjaan rumah.

Dengan persiapan yang terbilang singkat usai Kejuaraan Dunia, pencapaian tersebut dinilai sudah maksimal. Keyakinan untuk mengulang atau melewati hasil itu tetap ada, tinggal bagaimana pola main yang sudah terbentuk bisa diterapkan tanpa terburu-buru di momen krusial.

Reporter: Yasir
Sumber: sport.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top