ASAHAN — Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., menerima kunjungan tim evaluasi Lomba Desa Terbaik Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) Provinsi Sumatera Utara di kantor Desa Sengon Sari, Kecamatan Aek Kuasan. Kegiatan itu turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Asahan, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Aek Kuasan, Forkopimcam Aek Kuasan, Kepala Desa Sengon Sari, serta tamu undangan lainnya.
Kedatangan tim evaluasi bertujuan melihat secara langsung berbagai upaya masyarakat Desa Sengon Sari dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat. Penilaian dilakukan di lokasi, bukan sekadar lewat berkas yang dikirim ke panitia.
Rianto menyampaikan apresiasi kepada tim evaluasi yang meninjau langsung kondisi lapangan Desa Sengon Sari. Menurutnya, penilaian seperti ini memberi gambaran nyata sejauh mana warga desa menjaga lingkungan sekitar.
"Saya berharap Desa Sengon Sari dapat menjadi yang terbaik di tingkat Sumatera Utara," jelasnya.
Harapan itu disampaikan di hadapan peserta kegiatan yang memenuhi kantor desa. Desa Sengon Sari menjadi salah satu wakil Kabupaten Asahan dalam ajang tingkat provinsi tersebut.
Bupati Asahan mengajak seluruh pihak terus bergerak bersama mewujudkan masyarakat yang sehat. Ajakan itu ditempuh melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta program LBS secara berkelanjutan.
PHBS mencakup kebiasaan sehari-hari warga, mulai dari menjaga kebersihan rumah, membuang sampah pada tempatnya, hingga mencuci tangan dengan sabun. Adapun LBS menilai pengelolaan lingkungan di tingkat desa, termasuk sanitasi dan ketersediaan air bersih.
Penerapan kedua program itu dinilai penting karena menyangkut kesehatan warga dalam jangka panjang. Desa yang bersih dan sehat juga menekan risiko penyakit menular di lingkungan permukiman.
Kabupaten Asahan mengirim Desa Sengon Sari sebagai perwakilan dalam Lomba Desa Terbaik LBS Provinsi Sumatera Utara. Tim evaluasi provinsi datang langsung untuk memverifikasi kondisi desa sebelum menentukan pemenang.
Hasil penilaian belum diumumkan dalam kegiatan tersebut. Warga Desa Sengon Sari berharap penilaian lapangan berjalan sesuai upaya yang sudah dilakukan selama ini.
Pemerintah Kabupaten Asahan menyatakan akan terus mendampingi desa dalam menjaga kebersihan lingkungan. Pendampingan itu bagian dari upaya menjadikan PHBS dan LBS sebagai kebiasaan warga, bukan sekadar program musiman.