Avengers: Endgame Encore Raup Rp1,5 T Global di Pekan Pertama

Penulis: Sutomo  •  Senin, 28 September 2026 | 20:48:31 WIB
Avengers: Endgame Encore mencetak pendapatan global US$86 juta pada pekan pertama penayangannya.

SUMATERA UTARA — Avengers: Endgame Encore mencetak pendapatan global US$86 juta atau setara Rp1,5 triliun pada pekan pertama penayangannya. Capaian itu terdiri dari US$26 juta di pasar Amerika Utara dan US$60 juta dari pasar internasional. Angka tersebut terbilang besar untuk film yang sudah lama tersedia di layanan streaming.

Avengers: Endgame Encore resmi tayang di bioskop Indonesia pada 23 September 2026, dua hari sebelum debutnya di Amerika Utara. Penayangan ulang ini merupakan versi perpanjangan Avengers: Endgame (2019) yang difungsikan sebagai pemanasan menuju Avengers: Doomsday.

Data Box Office Mojo yang diakses Senin (28/9) menunjukkan Encore langsung menduduki puncak box office Amerika Utara. Perolehan domestiknya menyentuh US$26 juta atau setara Rp467,7 miliar dengan kurs US$1=Rp17.990.

Sinopsis dan Isi Versi Encore

Secara umum, Avengers: Endgame Encore menampilkan kembali Avengers: Endgame tanpa perubahan adegan, editing, maupun pemain. Versi ini tetap dibintangi jajaran pemeran asli yang sama seperti rilis 2019.

Pembeda utamanya ada pada empat adegan tambahan yang diletakkan di akhir film. Adegan-adegan itu tidak mengubah cerita Endgame, tetapi merujuk langsung pada kisah Avengers: Doomsday dan didasarkan pada sejumlah film serta serial Marvel Cinematic Universe yang sudah tayang.

Pendapatan Global Tembus US$86 Juta

Pasar internasional menyumbang porsi terbesar dengan US$60 juta. Total pendapatan global Encore pun mencapai US$86 juta atau setara Rp1,5 triliun.

Variety pada Minggu (27/9) menilai angka itu cukup besar untuk film yang sebenarnya sudah tersedia untuk ditonton secara daring selama bertahun-tahun. Penerbit buletin box office FranchiseRe, David A. Gross, menyebut capaian ini jarang terjadi.

"Film yang ditayangkan ulang jarang sekali menghasilkan lebih dari US$10 juta," ujar David A. Gross.

Gross menambahkan, langkah ini efektif sebagai strategi pemasaran. "Sebagai strategi pemasaran, [langkah] ini merupakan cara yang efektif untuk membangun promosi dari mulut ke mulut sejak dini," lanjutnya.

Menutupi Peluang Film Baru

Dominasi Encore membuat sejumlah rilis baru harus puas bermain di bawahnya. Heart of the Beast yang dibintangi Brad Pitt hanya mengantongi US$20 juta di pasar domestik dan mendarat di posisi tiga.

Primetime yang dibintangi Robert Pattinson mendapatkan US$19,1 juta di pasar Amerika Utara dan duduk di posisi empat. Sementara film animasi Forgotten Island ada di posisi lima dengan US$12,8 juta.

Jawara pekan sebelumnya, Resident Evil, turun ke posisi dua dengan perolehan US$23,3 juta di pekan kedua penayangannya. Film ini sudah mengumpulkan US$103,4 juta di pasar domestik.

Jembatan Menuju Avengers: Doomsday

Encore diposisikan sebagai jembatan cerita untuk Avengers: Doomsday yang kembali digarap Russo Brothers. Film itu menghadirkan kembali Robert Downey Jr. dan Chris Evans, serta hampir seluruh anggota superhero Marvel.

Avengers: Doomsday dijadwalkan tayang pada Desember 2026. Antusiasme terhadap penayangan ulang ini menjadi pertanda baik bagi penerimaan film tersebut di pasar global, termasuk Indonesia.

Reporter: Sutomo
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top