SUMATERA UTARA — The Papandayan Jazz Festival 2026 kembali digelar di The Papandayan Hotel Bandung, Jawa Barat, pada 3-4 Oktober mendatang dengan lebih dari 50 program musik di enam panggung. Festival jazz edisi ke-11 ini menampilkan Ruth Sahanaya, Mahalini, Andien, hingga Rieka Roslan. Tiket dijual dalam tiga kategori, termasuk paket menginap mulai Rp 1.980.000 per malam.
Rieka Roslan, penyanyi asal Bandung, akan tampil bersama Lalahuta di panggung The Papandayan Jazz Festival (TPJF) 2026. Penampilannya dijadwalkan menjadi salah satu penampilan yang paling ditunggu pada festival tahun ini.
Musisi yang sudah malang melintang di industri musik Tanah Air itu menyebut TPJF selalu jadi alasan menyenangkan untuk pulang ke Bandung. Ia juga berpesan agar penonton datang dengan alas kaki yang nyaman.
"Pokoknya datang pakai sepatu yang nyaman ya, karena saya jamin bakal susah untuk diam. Kita akan joget, bernyanyi, dan bersenang-senang bersama. Buat saya, TP Jazz selalu menjadi alasan yang menyenangkan untuk kembali ke Bandung. Ada banyak kenangan dan karya yang lahir dari kota ini," ucap Rieka di The Club Djakarta Theater, Selasa (22/9/2026).
TPJF 2026 berlangsung 3-4 Oktober di The Papandayan Hotel Bandung, Jawa Barat. Festival ini mengusung tema "Sound to the Soul" dan menyebar lebih dari 50 program musik ke enam panggung dengan karakter masing-masing.
Edisi ke-11 ini mempertemukan musisi senior dan generasi baru jazz Indonesia. Salah satu penampilan yang disiapkan adalah Barry Likumahuwa feat. TPJC Collective.
Sejumlah kolaborasi lintas generasi dan genre menjadi daya tarik utama TPJF 2026. Berikut beberapa di antaranya:
Di luar panggung musik, TPJF 2026 menghadirkan Mojang Jajaka Stage hasil kolaborasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung. Ada pula Pasar Jazz yang diisi puluhan tenant kuliner, fashion, lifestyle, alat musik, dan produk kreatif.
Tiket TPJF dijual dalam tiga kategori. Silver Pass memberi akses harian ke 5 panggung, Gold Pass membuka akses ke 6 panggung termasuk Kota Baru Parahyangan Stage, sedangkan Platinum Pass memberi akses penuh dua hari ke seluruh panggung.
Panitia juga menyediakan paket bundling plus menginap di The Papandayan Hotel Bandung mulai Rp 1.980.000 per malam. Harga itu sudah termasuk tiket festival untuk dua orang. Informasi terkini soal ketersediaan tiket dapat dikonfirmasi langsung ke penyelenggara.
Karena acara berlangsung dua hari penuh dengan enam panggung, traveler disarankan menyusun jadwal berdasarkan penampilan yang paling ingin disaksikan. Pakai alas kaki nyaman seperti pesan Rieka Roslan, dan siapkan waktu jeda untuk menjelajah Pasar Jazz.
Bagi yang datang dari luar kota, paket menginap di venue bisa jadi pilihan praktis karena tidak perlu berpindah lokasi setelah rangkaian acara selesai. Bandung pada awal Oktober umumnya bersuhu sejuk, jadi bawalah jaket tipis untuk sesi malam.
Tyagita R. Hermawan selaku Event Director TP Jazz Management menegaskan festival ini tetap menjaga identitas jazz sebagai fondasi utama. Menurutnya, ruang kolaborasi tahun ini diperluas agar semakin banyak generasi musisi dan penonton terlibat.
"Tahun ini kami menghadirkan lebih banyak proyek kolaborasi, lebih banyak ruang bagi musisi untuk bereksplorasi, dan lebih banyak pengalaman yang bisa dinikmati pengunjung. TPJF tidak hanya berbicara tentang siapa yang tampil di atas panggung, tetapi bagaimana musik dapat menjadi ruang pertemuan bagi komunitas, budaya, kreativitas, dan generasi yang berbeda," ujar dia.
Dua hari di Bandung dengan agenda festival jazz bisa jadi paket akhir pekan yang padat sekaligus santai. Sisipkan waktu untuk kuliner lokal di sekitar hotel sebelum kembali ke panggung utama pada sesi malam.