MEDAN — Usman Jakfar menerima aspirasi warga Sari Rejo yang mengeluh akses air bersih belum juga terpasang. Warga menyampaikan bahwa sejumlah permohonan sambungan telah diajukan melalui kantor pemasaran Perumda Tirtanadi untuk wilayah Lingkungan 3 dan Lingkungan 4. Hingga saat sosialisasi peraturan daerah berlangsung, sekitar 20 pemohon masih menunggu tindak lanjut.
Menurut keterangan warga kepada Usman, permohonan itu bukan baru diajukan. Berkas sudah masuk ke kantor pemasaran Tirtanadi, tetapi pemasangan sambungan belum terealisasi. Warga berharap ada kejelasan waktu kapan layanan air bersih bisa mereka nikmati.
Keluhan itu disampaikan langsung di hadapan Usman saat ia menggelar Sosper di Jalan Antariksa, Sari Rejo. Usman yang juga Ketua Fraksi PKS DPRD Sumatera Utara menilai persoalan air bersih adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda.
Mendengar keluhan tersebut, Usman langsung menghubungi pihak Perumda Tirtanadi melalui sambungan telepon. Ia menyampaikan kondisi warga sekaligus meminta agar permohonan yang telah diajukan mendapat perhatian.
"Ini saya berada dengan masyarakat Sari Rejo. Banyak masyarakat kita yang belum mendapatkan air bersih. Ada beberapa permohonan yang sudah masuk ke kantor pemasaran di daerah Lingkungan 3 dan 4, ada sekitar 20 pemohon. Tolong segera dipasang," ujar Usman.
Pihak Perumda Tirtanadi yang diwakili Nurlin merespons penyampaian tersebut. Nurlin meminta agar nomor kontaknya diberikan kepada salah seorang warga sebagai perwakilan.
"Pak Prof, bisa tolong kasih nomor saya ke salah satu masyarakat di sana untuk perwakilan, nanti biar kami komunikasi," ujar Nurlin.
Respons itu membuka ruang komunikasi langsung antara warga dan pihak Tirtanadi. Aspirasi yang selama ini hanya berhenti di berkas permohonan kini punya jalur untuk ditindaklanjuti ke pihak berwenang di Perumda Tirtanadi.
Usman menilai persoalan yang ditemui saat turun langsung ke tengah masyarakat menunjukkan bahwa pembangunan tidak semata-mata berbicara mengenai program dan angka. Menurutnya, yang lebih penting adalah manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Pertemuan di Sari Rejo menjadi awal komunikasi lanjutan antara warga dan Tirtanadi. Warga berharap permohonan yang sudah diajukan tidak lagi berlarut tanpa kejelasan jadwal pemasangan.