PEMATANGSIANTAR — Potensi cuaca buruk di Sumatera Utara kembali meningkat. Dalam pembaruan yang dirilis pukul 15.10 WIB, BMKG menyebutkan bahwa awan konvektif telah terbentuk dan dapat menghasilkan hujan lebat dalam waktu singkat.
Masyarakat diimbau untuk tidak lengah. Pasalnya, cakupan wilayah yang berpotensi terdampak sangat luas, tidak hanya di kawasan pegunungan tetapi juga hingga pesisir dan perkotaan.
BMKG merinci sejumlah daerah yang diprediksi akan mengalami hujan lebat pada sore hari ini. Untuk gelombang pertama, potensi cuaca ekstrem terjadi di Kabupaten Tapanuli Utara, Nias, Karo, Deli Serdang, Simalungun, Labuhanbatu, Dairi, Mandailing Natal, Nias Selatan, Humbang Hasundutan, serta Kota Gunungsitoli.
Kondisi ini diperkirakan dapat berkembang dengan cepat. Wilayah yang berpotensi menyusul terdampak meliputi Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Langkat, Asahan, Toba, Pakpak Bharat, Samosir, Serdang Bedagai, Padang Lawas, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Nias Utara, dan Nias Barat.
Di sisi lain, kota-kota besar seperti Medan, Binjai, Pematangsiantar, Padangsidimpuan, dan Gunungsitoli juga masuk dalam daftar peringatan. Khusus di Kota Medan, hampir seluruh kecamatan—mulai dari Medan Kota, Medan Sunggal, Medan Helvetia, hingga Medan Timur—berpotensi diguyur hujan disertai petir.
Fenomena ini merupakan pola umum di wilayah tropis seperti Sumatera Utara. Pemanasan matahari sejak pagi hingga siang hari meningkatkan penguapan, lalu udara hangat dan lembap bergerak naik membentuk awan konvektif. Ketika kondisi atmosfer mendukung, awan tersebut berkembang menjadi awan hujan yang mampu menghasilkan hujan lebat, petir, dan angin kencang dalam waktu relatif singkat.
Proses pembentukan yang cepat membuat cuaca bisa berubah hanya dalam hitungan puluhan menit. Karena itu, pembaruan peringatan dini dari BMKG menjadi acuan penting bagi masyarakat.
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang berpotensi menimbulkan sejumlah dampak, antara lain:
BMKG mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di ruang terbuka saat hujan disertai petir. Hindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame, dan pantau terus informasi cuaca terbaru sebagai langkah antisipasi. Hingga pembaruan terakhir, potensi cuaca ekstrem diperkirakan masih berlangsung hingga pukul 18.20 WIB.